Nov 17, 2007

Rasa Syukur

Bismillahirrahmanirrahim...
Posting ke-2, ways to go..
"Apakah kita pernah merenungi betapa sungguh tak terhitungnya nikmat Allah yang diberikan pada kita secara terus-menerus; Sudah kah kita memantapkan ilmu kita untuk menyadari nikmat-nikmat apa saja yang Allah berikan; Seberapa jauh kita sadar akan hak dari setiap nikmat itu?; Maka seberapa besar kesyukuran kita pada Rabb semesta alam?" Itu mungkin nukilan kecil dari khutbah jumat ku siang tadi.

{My Blog, sudah mulai terasa keakraban di antara kita. Lets keep it that way}

Tak terasa sudah lama sekali saya tidak mendengar atau menelaah tentang pelajaran Syukur kepada Allah yang diajarkan melalui al-Quran. Walaupun mungkin sungguh sedikit yang saya pahami dari al-Quran, tapi saya tahu betul bahwa saya belum benar-benar bersyukur kepadaNya.

PR besar untuk membuka sekian banyaknya peringatan Allah bagi manusia untuk mensyukuri nikmat. Dengan tak berhingganya nikmat Allah bagi manusia yang berjalan di muka bumi sebagai khalifah, yang utama Allah minta adalah rasa syukur kita. Untuk mensyukuri setiap nikmat itu semampu kita. Mata dengan melihat ayat-ayat Allah, telinga untuk mendengar kebaikan, mulut untuk berbicara yang baik dan saling menasihati, tangan untuk senantiasa mengasihi dan memberi, kaki yang tak lelah mengantar pada jalan kebaikan, dan begitu banyak wujud kesyukuran kita yang sebenarnya sangatlah tidak sebanding dengan besarnya nikmat Allah itu.

Sungguh teringat betapa sering saya melalaikan perintahNya demi kepentingan dunia yang hakekatnya tidak berguna atau bahkan mencelakakan. Sekilas kita bisa saja merasa rugi jika urusan kita terhambat dengan shalat, takut jual beli kita rugi karena shalat dan lain sebagainya... yang sesungguhnya kita sedang terseret pada kerugian besar. Jual belinya dunia akhirat. Lalu akankah kita menjadi pedagang yang beruntung dengan hanya harta jiwa raga yang tidak berarti ini dan hakekatnya milik Allah ditukar dengan keridhaan Allah dan syurgaNya. Ya Allah, hati ini sungguh lemah dan penuh lalai, kuatkanlah yaa Allah ya Rahman ya Rahim.

Alhamdulillah.

Banyak yang ingin dishare atau diungkapkan sih, tapi biar mengalir dengan sendirinya. Back to urgent things



No comments: